Dosen STITEK Bontang jadi Tim Ahli Pemeringkat penerima Beasiswa PKT Peduli Pendidikan

Beasiswa PKT Peduli Pendidikan merupakan beasiswa yang diberikan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur untuk meningkatakan SDM masyarakat khususnya di Kota Bontang. Beasiswa ini diberikan kepada pelajar berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang. Setiap tahun diadakan seleksi untuk calon penerima beasiswa tersebut termasuk tahun 2023 ini. Pada tahun 2023 ini untuk kedua kalinya dosen STITEK Bontang diminta menjadi Tim Ahli Pemeringkat calon penerima beasiswa tersebut.

Adalah Bapak Rio Jumardi, S.T., M. Eng. Yang menjadi Tim Ahli untuk memperingkat penerima beasiswa PKT Peduli Pendidikan 2023. Tim ahli pemeringkat ini bertugas untuk menentukan peringkat penerima beasiswa sesuai dengan klasifikasi dan syarat yang sudah ditentukan. Pemeringkatan ini didasarkan pada data-data dokumen dan hasil survey atas calon penerima beasiswa yang dikumpulkan oleh panitia. Data-data tersebut selanjutnya diserahkan kepada Tim Ahli Pemeringkat untuk diolah sesuai dengan kelayakan caalon penerima beasiswa.

Saat ditemui di kampus 2 STITEK Jalan Juanda Bontang pada Jum'at 23 Juni, Bp. Rio menjelaskan, “PKT setiap tahun menyediakan beasiswa, nama beasiswanya PKT Peduli Pendidikan. Beasiswa ini ada 2 jalur yaitu pertama untuk sekolah SD, SMP, dan SMA sedangkan jalur kedua yaitu perguruan tinggi. Kemarin saya diminta untuk membantu menentukan peringkat calon penerima beasiswa. Untuk data dan survey dilakukan oleh panitia dari PKT, lalu data tersebut yang diberikan kepada saya untuk diperingkat. Denan proses ini sangat sesuai uintuk menghindari subyektifitas dari tim survey dan panitia.”

Untuk metode pemeringakatan yang dilakukan, Bp. Rio menggunkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Adapun tahapan dalam metode ini meliputi: Penentuan alternatif, Penentuan kriteria, atribut, dan bobot, konversi nilai, normalisasi data, dan perhitungan & perangkingan. Metode Simple Additive Weighting merupakan salah satu metode yang digunakan dalam proses pengambilan suatu keputusan. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada. Penerapan metode ini sangat tepat untuk memperoleh hasil pemeringkatan calon penerima beasiswa dari yang terbaik sesuai dengan kriteria yang disyaratkan.

Dari hasil pemeringkatan tersebut kemudian dibuat rekomendasi yang diserahkan kembali kepada panitia dari PT Pupuk Kalimantan Timur untuk selanjutnya digunakan dalam menentukan calon penerima beasiswa. Dalam mengerjakan proses pemeringkatan ini Bp. Rio dibantu oleh rekan sesama dosen di STITEK Bontang yaitu Ibu Mahmudatul Luthfiyah. (Zu/ Humas)