Memperingati Bulan K3, STITEK Kolaborasi dengan SMAN 1 Bontang

Dalam rangka memperingati bulan K3 yang jatuh pada 12 Januari s/d 12 Pebuari, STITEK Bontang berkolaborasi dengan SMAN 01 Bontang mengadakan acara penyuluhan K3 umum dan K3 kewirausahaan pada Rabu, 15 Pebuari 2023. Kegiatan penyuluhan yang bertempat di gedung aula pertemuan SMAN 01 Bontang ini ditujukan kepada siswa-siswi SMAN 01 Bontang kelas X. Hadir dalam kegiatan ini selaku pemateri yaitu Ibu Dr. Rosmiati, S.T., M.T. Beliau merupakan salah satu dosen STITEK Bontang dan juga Dirut PT. Sinarta Multi Jasa Sertifikasi Bontang.

Selain sebagai peringatan bulan K3, kegiatan ini juga merupakan Pembelajaran proyek penguatan profil pelajar pancasila yang menjadi salah satu fokus Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, riset, dan Teknologi untuk diajarkan di sekolah-sekolah. Adapun proyek penguatan profil pelajar pancasila tersebut terangkum dalam 7 tema antara lain: Gaya Hidup Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Bhineka Tunggal Ika, bangunlah Jiwa dan Raganya, Suara demokrasi, Berekayasa dan Berteknologi Untuk Membangun NKRI, dan Kewirausahaan. Ibu Made, selaku guru di SMAN 01 Bontang menyampaikan jika acara ini merupakan penyatuan dari peringatan K3 dan juga pembelajaran kewirausahaan, sehingga mengangkat tema K3 kewirausahaan.

“Jadi kegiatan ini adalah untuk mengakomodir salah satu tema pembelajaran proyek penguatan profil pancasila yang digalakkan oleh Kemendikbudristek yaitu kewirausahaan.”  Ungkap Ibu Made.

Dijelaskan dalam penyuluhan tersebut tentang pentingnya K3 dalam dunia usaha dengan harapan siswa-siswi yang nantinya ingin terjun dalam dunia kewirausahaan sadar tentang pentingnya K3. Karena dalam usaha skala kecilpun jika tidak menerapkan K3 dengan benar, bisa berdampak kerugian bagi pelaku usaha serta karyawan yang bekerja. Dalam pemaparan materinya Ibu Dr. Rosmiyati memberikan contoh hal kecil yang bisa berdampak kerugian yang cukup fatal dikarenakan tidak memperhatikan aspek K3. Semisal ada seorang karyawan yang tidak sengaja meninggalkan masker di pabrik, lalu masker tersebut tiba-tiba jatuh ke dalam mesin produksi dan mengakibatkan mesin mati sampai beberapa hari. Kemudian untuk menemukan problem mesin mati perlu mendatangkan ahli dari luar daerah. Kerugian yang dialami sangatlah banyak yaitu selain harus membayar tenaga ahli juga perusahaan tidak bisa berproduksi dalam beberapa hari. Maka dari itu sangat penting bagi pelaku usaha untuk memperhtikan dan menerapkan aspek K3 dalam usahanya supaya bisa meminimalisir kerugian-kerugian.

Kegiatan Kolaborasi antara STITEK dan SMAN 01 Bontang ini juga bertujuan untuk menjalin kerjasama antar instansi dengan harapan kedua instansi untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk instansi maupun masyarakat. Kepala Humas STITEK Bontang, Bp. Chandra menyatakan bahwa kerjasama ini tidak hanya berhenti pada acara penyuluhan ini saja, tapi juga ke depannya bisa dibuat MOU antara STITEK dan SMAN 01 Bontang untuk kegiatan-kegiatan lain yang bermanfaat dan menguntungkan kedua belah pihak.

“Kegiatan ini merupakan awal yang baik untuk menjalin kerjasama antara STITEK dan SMAN 01 Bontang. Setelah ini akan kita buat MOU untuk menjalin kerja sama dan hubungan yang lebih erat lagi dengan SMAN 01 Bontang.” Ungkap Bp. Chandra.

redaksi Zu, Humas STITEK Bontang