MENGINSPIRASI & MENEGUHKAN MENTALITAS GENERASI MILENIAL MELALUI KARYA TULIS

Amanah sebagai seorang pendidik (dosen) adalah bagian dari pilihan sekaligus anugerah, sedangkan aktivitas dakwah adalah kewajiban. Sementara profesi sebagai penulis merupakan bagian dari aktualisasi diri sekaligus proses mengasah dan menyalurkan ide dan gagasan".

Menurut saya, menulis ibarat berbicara di atas kertas, maka aktivitas yang saya lakoni merupakan bagian dari aktivitas dakwah yang lazim diistilahkan "dakwah bil qolam" yakni berdakwah melalui tulisan.

Kehadiran tiga buku biografi ini kami peruntukkan bagi generasi milenial, tidak hanya yang ada di kota Bontang, namun seluruh pelosok negeri ini, dimana saja pun berada. Dengan banyak membaca dan mengenal sejumlah tokoh yang inspiratif dan berpengaruh, maka akan dapat memengaruhi sikap dan karakter seseorang. “Sesungguhnya motivasi sangat penting dan diperlukan dalam kehidupan kita, karena motivasi akan mendidik Anda untuk bertahan disaat kenyataan mengabarkan Anda untuk menyerah”.

Mengapa buku ini penulis anggap istimewa dan penting untuk dibaca dan diketahui oleh generasi muda? Karena pengetahuan dapat diperoleh dari siapa saja, dimana saja dan kapan saja, sehingga jangan pernah merasa lelah ataupun letih dalam menutut ilmu, apalagi berniat untuk berhenti belajar, karena ilmu dan pengetahuan tidak ada ambang batasnya.

Selanjutnya, alasan utama saya memilih menulis Buku biografi KH. Muslim Arsyad, karena dirinya merupakan inisiator utama dalam pengembangan Pendidikan dan dakwah hingga berdirinya Rumah Sakit Islam Bontang. Sehingga penulis mengemas biografinya dengan judul "7 Rahasia Sukses K.H. Muslim Arsyad dalam Pengembangan dakwah dan pendidikan di Kota Bontang". Mengapa harus 7 rahasia? Karena ada tujuh prinsip dan sikap hidupnya yang tidak diketahui oleh banyak orang.

Sedangakan, motivasi saya untuk menulis biografi Bunda Neni Moerniaeni (matan walikota Bontang 2016-2021), karena sejarah hidupnya sangat inspiratif. Iapun dikenal sebagai sosok wanita tangguh, cerdas, berani, tegas, relegius dan multitalenta.

Adapun motivasi saya menulis buku biografi Basri Rase (mantan walikota Bontang, kini terpilih sebagai walikota Bontang tahun 2021). Narasi perjalanan hidup Basri Rase, salah satu anak kampung yang ulet dan tangguh. Kesabaran dan keikhlasannya mampu membawa untuk tampil dipanggung politik, meskipun dirinya tidak terlahir dari lingkungan akademisi dan politisi.

Ketiga tokoh tersebut memiliki keunikan tersendiri dan layak dijadikan sebagai salahsatu bahan literasi sekaligus role model bagi generasi milenial.

Amanat yang ingin penulis sampaikan kepada generasi muda, “jangan pernah patah semangat, teruslah berdoa dan berkarya, agar Islam tetap jaya dan negeri ini akan melahirkan generasi yang tangguh, cerdas, unggul dan berkepribadian luhur”. Siapa saja yang ingin membaca ketiga buku biografi tersebut telah diarsipkan di perpustakaan Kota Bontang dan Perpusda Provinsi Kalimantan Timur.

Diakhir tulisan ini, penulis ingin menyampaikan pesan kepada generasi milenial, "impian hidup menjadi orang cerdas dan sukses adalah impian semua orang, namun jika Anda telah menggapai itu semua, maka jangan pernah merasa hebat tapi syukuri dan tetaplah bersikap rendah hati (tawaddu)".


#email penulis: zulkifliyusuf120@gmail.com