Penerapan Hooked Model dalam menganalisa Loyalitas Pengguna Terhadap Produk Aplikasi

Pada dasarnya, komunikasi memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam prosesnya interaksi sangat bergantung pada keterampilan tertentu untuk membuat pertukaran informasi menjadi efektif. Dalam merancang aplikasi dengan platform mobile dan website memerlukan strategi interkasi yang tepat agar sebuah produk memilik value bagi pengguna salah satunya strategi yang dilakukan adalah reward of the self. Aplikasi E-Commerce adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk berbelanja online tanpa batas ruang dan waktu, pembeli tidak perlu untuk hadir ketoko fisik bahkan penjual tidak perlu menyediakan toko fisik dalam membentuk kepercayaan konsumen tetapi reward of the self yang dapat meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap aplikasi.

Aplikasi toko online bukanlah hal yang baru di Indonesia, banyak aplikasi yang menyediakan fasilitas jual-beli secara online contohnya blibli,com, zalora.com, bukalapak.com, dll. Kehadiran internet mendorong perusahaan atau individu untuk berperan aktif memberi kemudahan layanannya kepada masyarakat. Dalam persaingan yang ketat terhadap aplikasi toko online perlu adanya strategi untuk tetap menjaga dan meningkatan loyalitas pengguna. Sesuatu yang beragam dan baru membuat manusia lebih tertarik dan memusatkan perhatian, penasanran, dan mencari tahu apa yang terjadi berikutnya. Dari hasil penjelasan diatas bagaiamana aplikasi tokopedia membangun kebiasaan pengguna untuk mengajak dan menggunakan aplikasi dengan menerapkan teori hook model sebagai strategi menjaga dan meningkatakan loyalitas pengguna. Model ketagihan ini sendiri terdiri dri 4 siklus yang disematkan kedalam Aplikasi  untuk menciptakan dan meningkatan keterlibatan pengguna dengan secara halus mempengaruhi prilaku manusia.

 

Aplikasi yang sering digunakan sehari-hari mampu merubah prilaku secara tidak langsung, pengguna aplikasi sengaja untuk efek kecanduan dengan aplikasi. Menutut Nir Eyal 4 tahap yang dilalui oleh sebuah perusahaan pembuat aplikasi dalam bentuk kebiasaan bagi penggunannya. Empat tahap tersebut dirumuskan dalam sebuah model siklus yang dikenal dengan hooked model (Trigger, Tindakan, Reward, investasi). Sejumlah Survei menunjukan rata-rata warga menghabiskan 3 jam sehari diperangkat seluler semakin muda penduduknya semakin banyak waktu untuk dicurahkan hingga 10 jam sehari. Sangat penting aplikasi seluler mengatur strategi hook model.

Poin utama dari sebuah model hook adalah reward. Manusia menyukai apa yang telah dilakukan mendapatkan apresiasi begitupun dengan toko jual beli untuk menjaga loyalitas pengguna yang dilakaukan secara kontinyu dan tidak berpindah pengguna ke competitor lain. Berbagai metode dilakakan aplikasi e-commerce untuk mendapatkan efek kecanduan pengguna adalah Memberikan reward setiap pengguna mengakses aplikasi setaip harinya, reward ini memberikan kecanduan yang berulang, pengguna akan selalu membuka aplikasi e-commerce untuk mendapatkan reward tersebut, Memberikan poin/cashback yang dapat ditukarkan dengan belanja produk lainnya, Memberikan reward member dengan memberikan bonus tambahan jika menyelesaikan suatu misi yaitu jumlah transaksi yang telah ditentukan aplikasi yang dilakukan pengguna. Tidak hanya pembeli yang diberikan reward tetapi penjual mendapatkan reward untuk membentuk kepercayaan toko dengan reward badge level. Reward bagi penjual dapat meningakatkan penjualan akibat dari kuliatas produk dan layanan yang diberikan oleh pengguna. Semakin tinggi reward badge level kepercaayaan konsumen baru akan mudah diraih dan konsumen lama akan menggunakan kembali toko tersebut. apliaksi e-commerce pada umumnya dalam menjaga konsumen memberikan reward tambahan dengan potongan harga bagi penjual dengan reward badge level berada dipuncak. Sehingga konsumen dapat menggunakan kembali karena produk dan toko yang ditawarkan unggul daripada reward badge level dibawahnya.

Untuk mendapatkan loyalitas pengguna yang tinggi banyak faktor yang mempengaruhi, faktor itu tidak hanya dari sisi internal perusahaan dalam memanjakan penggunanya untuk kembali menggunakan aplikasi Tokopedia tetapi competitor, kualitas produk dan persaingan harga memiliki peranan penting dalam mengubah fitur-fitur yang diberikan. Kempetitor ini mendorong perusahaan untuk dapat beradaptasi dan berinovasi dalam memberikan reward bagi penggunannya dan memberikan punishment bagi toko yang memberikan layanan yang rendah kepada pengguna. Kualitas produk Menjadi suatu yang tidak terpisahakan terdapat kepuasan pengguna untuk menggunakan layanan kembali. Jika aktivitas model hook diimplementasikan tentu saja akan memberikan ketergantungan dan loyalitas pengguna sangatlah tinggi baik penjual dan pembeli, Model hook ini memberikan dampak saling menguntungkan antara perusahaan dan pengguna Tokopedia.