Westafel Cerdas dan Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa & Dosen Teknik Elektro

STITEK - Berangkat dari situasi pandemi virus corona yang mengharuskan selalu mencuci tangan, perlu adanya alat pencuci tangan otomatis tanpa menyentuh keran air.

Permasalahan itulah yang melatarbelakangi dosen dan mahasiswa Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi (Stitek) Bontang berkolaborasi menciptakan wastafel cerdas yang ramah lingkungan untuk meminimalisir sentuhan (touchless).

Pembina Stitek Bontang Multi Engenering (SME), Akbar mengatakan Inovasi tersebut digagas pimpinan kampus, Ketua Prodi dan tim SME. Tim SME sendiri memiliki delapan anggota mahasiswa Teknik Elektro dan beberapa dosen.

Dinamakan wastafel cerdas sebab di lengkapi fitur teknologi sensor yang ditopang pengisi daya. Pengguna cukup berdiri di depan wastafel berjarak 25 sentimeter. Maka, secara otomatis air akan mengalir dari keran. Begitulah cara kerja wastafel cerdas ramah lingkungan.

“Alat ini tahan tiga hari tiga malam. Apabila dayanya habis (power bank) maka cukup di-carger satu jam sudah bisa dipakai lagi,” jelasnya.

Wastafel ramah lingkungan ini didesain untuk meminimalisir penggunaan air secara berlebihan. Serta mampu menampung 25 liter air. “Limbah air yang telah digunakan di tampung dalam sebuah wadah jadi tidak tercecer kemana-mana,” imbuh Akbar.

Sementara ini wastafel otomatis tersebut digunakan di sekitar kampus kampus STITEK. Kelak akan diproduksi masal dan komersial sesuai permintaan dari masyarakat berdatangan.